Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

/
/
Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Suatu kewajiban bagi rumah sakit untuk mengupayakan peningkatkan kualitas pelayanan di semua bidang secara berkesinambungan. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah perhatian rumah sakit terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi. Sebagai bagian dari Ramsay Sime Darby Health Care, RS Premier Bintaro memperlihatkan komitmennya terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi dengan berpartisipasi dalam audit HICMR (Health Care Infection Control Management Resource).

HICMR (Health Care Infection Control Management Resource) adalah badan independent audit internasional dan konsultan untuk pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) yang berkantor pusat di Melbourne, Australia. HICMR merupakan provider terbesar yang terus konsisten berkecimpung dalam program PPI. HICMR secara global, tetap menjaga komitmen dan menjadi leader dalam memberikan rekomendasi serta konsultasi untuk manajemen program PPI baik pada level strategi, manajerial maupun operasional.

Personal yang ada di rumah sakit meliputi pasien, staf rumah sakit, staf tenant dan pengunjung. Keempat komponen ini berisiko untuk terpapar bahan terinfeksi penyakit menular. Rumah sakit pada prinsipnya merupakan tempat untuk berobat dan mendapat perawatan medis bagi pasien rawat inap, namun seringkali orang yang berada di rumah sakit (pasien, staf rumah sakit dan pengunjung), berisiko tertular penyakit karena terpapar beragam sumber penyakit. Kondisi inilah yang disebut dengan infeksi nosokomial atau yang dikenal sebagai “Hospital Acquired Infections” (HAIs).

Hospital Acquired Infections” (HAIs) ini harus mampu dikontrol dan dikendalikan oleh suatu rumah sakit karena akan mempengaruhi proses penyembuhan pasien. Mempertahankan lingkungan yang aman dan bersih sesuai dengan standar yang dipersyaratkan membutuhkan komitmen yang kuat dan biaya yang tidak murah. Berbagai upaya telah dilakukan antara lain dengan menjaga sistim sirkulasi udara, memelihara kebersihan kamar dan semua peralatan yang digunakan oleh pasien selama dirawat di rumah sakit. Dengan demikian pasien, tenaga medis, perawat dan petugas penunjang medis serta masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit dapat terlindungi.

Berbekal inilah RS Premier Bintaro menerapkan standar tinggi dalam mencegah dan mengendalikan infeksi di rumah sakit. RS Premier Bintaro secara konsisten berpartisipasi dalam audit HICMR setiap tahunnya diikuti dengan komitmen dan tanggung jawab yang tinggi dari seluruh staf untuk bersama menyukseskan program ini.

Pada audit HICMR tahun 2019, RS Premier Bintaro berhasil memenuhi 3.365 standar dari 3.512 standard possible score yang ada atau kurang lebih 96% dari seluruh standar yang ada. Grafik berikut ini menggambarkan pencapaian hasil audit HICMR RS Premier Bintaro dari tahun 2013 s/d 2019:

Audit HICMR RSPB tahun 2019

 

Berikut ini merupakan area critical yang diaudit oleh tim surveyor HICMR.

1. Unit Klinis – Ruang Perawatan Bedah/Penyakit Dalam

Ruang perawatan merupakan area utama yang memungkinkan terjadinya risiko transmisi atau penularan penyakit baik antar pasien, maupun antara pasien dengan petugas kesehatan/ lingkungan RS itu sendiri. Persentase pencapaian audit ruang perawatan pada tahun 2019 adalah 97 % dari 246 standard possible score.

Beberapa elemen yang dinilai olehHICMR di ruang perawatan antara lain: pemeliharaan lingkungan, penerapan alat pelindung diri, penatalaksanaan obat-obatan yang diberikan kepada pasien, penyimpanan alat kesehatan dan linen pasien serta pembuangan sampah klinis dan penanganan benda tajam.

Persentase pencapaian audit ruang perawatan dari tahun 2013 s.d 2019 adalah sebagai berikut:

Pencapaian Audit Ruang Perawatan

2. Pelayanan Food and Beverage

Fokus HICMR dalam peningkatkan mutu pelayanan RS khususnya yang berkaitan dengan pencegahan dan pengendalian infeksi tidak hanya berfokus terhadap area klinis dan keperawatan saja. Pelayanan umum juga mendapat perhatian yang besar salah satunya adalah pelayanan Food and Beverage. Persentase pencapaian audit HICMR dalam pelayanan Food and Beverage pada tahun 2019 adalah 94% dari 218 standard possible score.

Persentase pencapaian audit HICMR dalam pelayanan Food and Beverage dari tahun 2013 s.d 2019 adalah sebagai berikut:

Pencapaian Hasil Audit Pelayanan F&B

 

Yang menjadi penilaian surveyor HICMR dalam pelayanan F&B dimulai dari proses persiapan makanan, kebersihan lingkungan dan alat makan, penyimpanan dan transportasi bahan makanan, kebersihan lingkungan hingga kesehatan staff.

3. Kamar Operasi

Kamar operasi merupakan area penting untuk memastikan bahwa pasien terlindung dari transmisi infeksi dan terjaga kondisi sterilitasnya selama tindakan operasi berlangsung. Persentase pencapaian audit HICMR di kamar operasi pada tahun 2019 adalah 96% dari 290 standard possible score.

Berikut persentase pencapaian audit HICMR kamar operasi dari tahun 2013 s.d 2019:

Pencapaian Hasil Audit Kamar Operasi

 

Beberapa elemen yang dinilai oleh HICMR antara lain: lingkungan kamar operasi, sistem ventilasi dan sirkulasi udara, praktek cuci tangan bedah, pemeliharaan area steril untuk operasi, penatalaksanaan anestesi/sedasi, perawatan pasca anestesi, penanganan sampah klinis; benda tajam dan linen, pendokumentasian serta monitoring implant, dsb.

Selain area critical diatas , audit HICMR juga dilakukan untu beberapa area pendukung seperti pelayanan hemodialisa, pelayanan house keeping, pelayanan maintenance, pelayanan sterilisasi, pelayanan endoscopy, pelayanan kebidanan dan perawatan bayi serta program kesehatan karyawan. Dan persentase pencapaian audit HICMR di semua pelayanan pendukung tersebut pada tahun 2019 diatas 90%.

RS Premier Bintaro
Jl. M.H. Thamrin No. 1 Sektor 7 Bintaro Jaya Tangerang Selatan 15224 – Indonesia
Tel : +62-21 2762 5500, 7455 500/600
Fax : +62-21 7455 800 Email: rspremier.bintaro@ramsaysimedarby.co.id
www.ramsaysimedarby.co.id